Modal Sampah Menjadi Hiasan Dinding Mewah

/

Minggu, 29 November 2015


Softskill merupakan keterampilan diluar teknis dan akademis, dimana kita dapat mengembangkan bakat menulis dan memaparkan pendapat melalui tulisan-tulisan. Selain dalam bentuk tulisan softskill juga dapat diaplikasikan dalam bentuk karya seni atau kerajinan yang menuntut kreatifitas kita dalam pembuatannya.
Kreatifitas ini dapat dimulai dari lingkungan sekitar kita, seperti pemanfaatan bahan-bahan yang tidak lagi memiliki nilai guna. Sebagaimana yang kita ketahui, masalah yang tidak pernah ada habisnya adalah tentang penumpukan sampah. Sebenarnya kita dapat memanfaatkan sampah ini sebagai modal karya seni yang akan kita ciptakan, sekaligus mengurangi masalah penumpukan sampah tersebut. Salah satunya adalah banyaknya guguran daun kering dan styrofoam bekas. Dari bahan-bahan tersebut dapat kita ciptakan kerajinan seperti hiasan dinding dari daun kering dimana styrofoam dapat digunakan sebagai bahan pendukung untuk pembuatan siluet gedung sebagai objek dari hiasan dinding tersebut.
Pembuatan hiasan dinding dengan bahan utama daun kering dan styrofoam bekas mungkin memang terlihat mudah, namun dibutuhkan keterampilan, kesabaran, kehati-hatian serta sentuhan bakat seni dari pengrajin/pembuatnya. Dari bahan yang sederhana hingga menjadi sesuatu yang bernilai guna inilah nantinya hiasan dinding dapat dijadikan sebuah mata pencarian. Disamping itu kreatifitas ini dapat digunakan sendiri sebagai hiasan dirumah karena hasil kreatifitas ini akan menimbulkan kepuasan tersendiri bagi kita.
Berikut ini merupakan bahan-bahan dan langkah-langkah pembuatan hiasan dinding dengan objek siluet gedung dari daun kering dan Styrofoam.
BAHAN –BAHAN YANG DIBUTUHKAN :
1.        1 buah kertas karton yang berukuran tebal.
2.        Daun kering.
3.        Lem Fox.
4.        Lem Power Glue.
5.        Penggaris.
6.        Cutter.
7.        Kuas.
8.        Cat air.
9.        1 Styrofoam.
10.    Pensil.
LANGKAH-LANGKAH
1.      Gambarkan kerangka untuk bingkai siluetnya di kertas karton.
2.      Gambarkan siluet gedung di kertas karton.
3.      Daun-daun kering yang sudah disediakan dipotong kecil-kecil untuk nanti ditempelkan di bingkai.
4.      Setelah kerangka untuk bingkai dan siluet gedung sudah di gambar, lalu langkah selanjutnya yaitu memotong kerangka bingkai dan siluet gedung dengan menggunakan cutter.
5.      Bingkai yang sudah dipotong menggunakan cutter, lalu dilipat sesuai dengan pola yang sudah dibuat.
6.      Kemudian langkah selanjutnya memotong styrofoam dengan membentuk seperti siluet gedung yang sudah digambarkan tadi.
7.      Setelah styrofoam dipotong membentuk gedung, maka selanjutnya kertas karton yang sudah dipotong berbentuk gedung di tempelkan ke styrofoam yang sudah dibentuk gedung tersebut.
8.      Langkah selanjutnya, tempelkan sterofoam yang sudah ditempel siluet gedung ke bingkai.
9.      Sebelum daun-daun kering ditaburkan ke bingkai, bagian belakang bingkai dan bagian siluet gedung di warnai terlebih dahulu dengan menggunakan cat air.
10.  Setelah semuanya sudah diwarnai, maka selanjutnya oleskan bingkai menggunakan lem fox. Ke semua bagian, kecuali bagian gedung dan bagian belakang bingkai.
11.  Kemudian setelah bingkai dioleskan menggunakan lem, taburkan daun-daun kering yang sudah dipotong-potong ke bingkai tersebut tetapi jangan sampai mengenai siluet gedungnya.
12.  Tunggu sampai beberapa menit, agar daun-daun menempel pada bingkai tersebut.
13.  Setelah semua daun kering sudah tertempel, selanjutnya daun-daun kering yang ada di bingkai di warnai seperti menyerupai suasana sunset pada sore hari dengan menggunakan cat air.
Setelah semuanya selasai terakhir lapisi semua permukaan dengan lem fox terkecuali siluet gedungnya, lapisi awan sunsetnya dengan lem fox, dan semua permukaan bingkai, bagian pinggiran dan belakang bingkai yang tidak di tutupi daun kering akan menyerupai seperti bingkai yang terbuat dari kayu.

0 komentar:

Posting Komentar